Rabu, 09 Maret 2016

Terima Kasih Aku Bahagia

Hari ini aku hanya termanggu mengingat hal indah.
Sesuatu yang telah lama terpendam saat pertama mengingatmu.
Hembusan angin yang melewati mulutmu itu membawaku seakan semuanya baik baik saja.
Terkadang aku bertanya mengapa kita dipertemukan?
Entah mengapa saat-saat bersamamu terasa sangat menyenangkan.
Aku tau kan tak akan merasakannya. cukup. aku sudah melihatnya.
Disuatu mimpi terliarku, kau ada disana.
Aku hanya membayangkan engkau memakai jas lalu tersenyum kepadaku setiap hari.
Hanya khayalan bagiku memang mengganggap dirimu akan menerimaku.
Sulit sekali terus merasa ketika kita sedang bersama terlintas dipikiraku bahwa kau tak akan pernah menjadi miliku.
Ingatkah engkau saat kita tak sengaja berkenalan?
Sampai saat ini aku masih bertanya. mengapa itu terlalu cepat?
Sudahkah engkau menyadari?
Ketika engkau datang menghampiriku disaat masa kelam mu.
Ketika engkau berkata hal yang terindah dalam hidupku.
Ketika engkau berjalan seolah tidak melihat hatiku yang menambakanmu.
Ketika semua seolah bahwa alam tidak memihak kepadaku?
Sungguh lucu bukan? disaat seorang lelaki dan perempuan dipertemukan untuk alasan yang tidak jelas.
Ingatkah kamu saat kamu memperlihatkan dia?
Terasa indah sekali aku bisa menyanyangimu lebih dari itu.
Terima Kasih Aku Bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar